Powered by Blogger.

Wednesday, 26 April 2017

Label :

Diagnostik Kesulitan Belajar dan Pengajaran Remedial

Dalam suatu kehidupan, tentu adanya permasalahan yang terkait pada beberapa bidang, misalnya pada bidang pendidikan. Permasalahan yang paling besar dialami siswa adalah kesulitan belajar, itulah salah satu permasalahan dalam bidang pendidikan. Dengan adanya permasalahn itu, maka membutuhkan adanya upaya yang mengujinya atau mengidentifikasinya, yaitu Diagnosis.

Dapat disimpulkan bahwa diagnosis merupakan suatu teknik pengujian dalam hal sesuatu permasalahn yang dapat menimbulkan suatu gejala yang menghalangi upaya pemecahan masalah.


Membahas tentang diagnosis, tentu membutuhkan permasalahan untuk mengdiagnosis. Permasalahan yang dibahas adalah kesulitan belajar. Kesulitan belajar adalah suatu kejadian yang dialami siswa pada penerapan materi yang sulit diserap ketika proses pembelajaran berlangsung. Maka, perlu adanya suatu upaya yang menjadi landasan untuk mendobrak pada siswa ketika pembelajaran. Jadi, diagnosis kesulitan belajar merupakan suatu upaya untuk mengetahui permasalahan yang terjadi pada siswa yang mengalami kesulitan belajar dengan mengidentifikasi yang menimbulkan kesulitan belajar itu muncul.

Dengan adanya permasalahan itu, sekiranya pembahasan yang satu ini adalah salah satu upaya untuk meringankan permasalahan kesulitan belajar pada siswa, yaitu pengajaran remedial. pengajaran remedial adalah suatu upaya yang dilakukan oleh guru atau fasilitator dengan dibantu oleh pihak lain dalam mengatasi permasalahan pada kesulitan belajar siswa yang dapat mengurangi permaslahan tersebut dengan karakteristik tertentu lebih mampu mengembangkan dirinya (meningkatkan prestasi, penyesuaian kembali) seoptimal mungkin.

About rijkiramdani id

Hi, My Name is Rijki Ramdani. I am a webdesigner, blogspot developer and UI designer. I am a certified Themeforest top contributor and popular at JavaScript engineers. We have a team of professinal programmers, developers work together and make unique blogger templates.

0 komentar:

Post a Comment